AsalTau.com – Mengabadikan lanskap urban bukan sekadar menekan tombol kamera, melainkan seni merangkai dimensi yang menambah cerita di setiap sudutnya. Dari pejalan kaki biasa hingga fotografer profesional, siapa pun dapat menerapkan trik ini, baik menggunakan kamera ponsel maupun DSLR kelas atas dengan tips fotografi kota dengan komposisi berdimensi di bawah ini!
Tips Fotografi Kota dengan Komposisi Berdimensi
Berikut ini adalah beberapa tips mudah untuk memotret dinamika kota dan menghasilkan komposisi yang lebih berdimensi. Teknik-teknik ini dapat dilakukan oleh siapa saja, baik amatir maupun profesional, dengan perangkat apapun, dari smartphone hingga kamera DSLR.
1. Gunakan Variabel X dan Y
Mulailah dengan memanfaatkan variabel X dan Y, seperti dalam garis bantu matematika. X digunakan untuk garis horizontal (ke samping), dan Y untuk garis vertikal (ke atas). Tempatkan subjek foto, atau poin utama, pada sepertiga bagian kanan, kiri, atas, atau bawah gambar.
Misalnya, jika ingin memotret deretan toko menarik atau mural kota yang penuh warna, posisikan kamera secara frontal di hadapannya. Bingkai dengan kreatif dan tunggu saat terbaik untuk menekan tombol shutter.
2. Tambahkan Variabel Z untuk Dimensi Tiga
Dengan menambahkan variabel Z, Anda akan mengubah komposisi dari dua dimensi (XY) menjadi tiga dimensi (XYZ). Gambar yang tadinya datar, kini memiliki ruang dan imajinasi yang lebih luas.
Dalam contoh mural kota yang unik, Anda bisa mencoba menggeser sudut pandang sedikit ke samping. Berikan lebih banyak ruang untuk jalanan atau pejalan kaki agar bisa berkontribusi dalam narasi visual. Garis jalanan yang terjepret bisa menjadi variabel Z yang memperkaya kedalaman gambar.
3. Manfaatkan Ketiga Variabel dengan Dinamis
Cobalah mengkombinasikan ketiga variabel tersebut secara lebih dinamis. Anda bisa mengambil gambar secara frontal di tengah untuk menciptakan lorong kota yang imajinatif, atau membingkai sudut-sudut kota yang memberikan kesan tidak terbatas.
Misalnya, saat berjalan kaki di kota, posisikan kamera di tengah jalan atau di antara gedung-gedung tinggi. Arahkan kamera sejajar dengan deretan bangunan untuk menangkap kekuatan arsitektur, cakrawala kota, dan aktivitas warga.
Selain itu, jangan ragu untuk bereksperimen dan mengubah cara-cara tersebut dengan fleksibilitas dan kreativitas. Fotografi adalah seni yang bisa dinamis, jadi nikmatilah prosesnya. Teruslah berlatih, dan seiring waktu, Anda akan menemukan cara yang lebih menyenangkan dan memuaskan dalam memotret lanskap perkotaan.
Pada akhirnya, foto-foto yang dihasilkan akan semakin variatif, menggugah, dan mampu menampilkan momen singkat dengan kualitas yang tinggi.
Tinggalkan Balasan